Terkait cabnga iman itu, banyak ahli hadits yang menulis risalah mengenai cabang iman di antaranya ialah : Abu Abdillah Halimi rah a dalam Fawaidul Minhaj, Imam Baihaqi rah a dalam Syu’bul Iman, Syaikh Abdul Jalil rah a dalam Syu’bul Iman, Ishaq bin Qurthubi rah a dalam An Nashaih, dan Imam Abu Hatim rah a dalam Washful Iman wa Syu’buhu.
Para pensyarah kitab Bukhari rah a menjelaskan serta mengumpulkan ringkasan masalah ini dalam kitab-kitab tersebut. Walhasil pada hakikatnya iman yang sempurna itu mempunyai 3 (tiga) bagian :
Tashdiq bil Qalbi, yaitu meyakini dengan hati,
Iqrar bil Lisan, mengucapkan dengan lisan, dan
Amal bil Arkan, mengamalkan dengan anggota badan.
Cabang iman terbagi lagi menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu yang berhubungan dengan :
1) Cabang Iman yang berkaitan dengan Niat, aqidah, dan amalan hati;
2. Cabang Iman yang berkaitan dengan lidah atau ucapan ; dan
3) Cabang Iman yang berkait Seluruh anggota tubuh.
Dibawah ini adalah cabang iman yang berkaitan dengan seluruh anggota tubuh
- Bersuci. Termasuk kesucian badan, pakaian, dan tempat tinggal.
- Menjaga shalat. Termasuk shalat fardhu, sunnah, dan qadha’.
- Bersedekah. Termasuk zakat fitrah, zakat harta, member makan, memuliakan tamu, serta membebaskan hamba sahaya.
- Berpuasa, wajib maupun sunnah.
- Haji, fardhu maupun sunnah.
- Beriktikaf, termasuk mencari lailatul qadar di dalamnya.
- Menjaga agama dan meninggalkan rumah untuk berhijrah sementara waktu.
- Menyempurnakan nazar.
- Menyempurnakan sumpah.
- Menyempurnakan kifarah.
- Menutup aurat ketika shalat dan di luar shalat.
- Berkorban hewan, termasuk memperhatikan hewan korban yang akan disembelih dan menjaganya dengan baik.
- Mengurus jenazah.
- Menunaikan utang.
- Meluruskan mu’amalah dan meninggalkan riba.
- Bersaksi benar dan jujur, tidak menutupi kebenaran.
- Menikah untuk menghindari perbuatan keji dan haram.
- Menunaikan hak keluarga dan sanak kerabat, serta menunaikan hak hamba sahaya.
- Berbakti dan menunaikan hak orang tua.
- Mendidikan anak-anak dengan tarbiyah yang baik.
- Menjaga silaturrahmi.
- Taat kepada orang tua atau yang dituakan dalam agama.
- Menegakkan pemerintahan yang adil
- Mendukung jemaah yang bergerak di dalam kebenaran.
- Mentaati hakim (pemerintah) dengan syarat tidak melanggar syariat.
- Memperbaiki mu’amalah dengan sesama.
- Membantu orang lain dalam kebaikan.
- Amar makruh Nahi Mungkar.
- Menegakkan hukum Islam.
- Berjihad, termasuk menjaga perbatasan.
- Menunaikan amanah, termasuk mengeluarkan 1/5 harta rampasan perang.
- Memberi dan membayar utang.
- Memberikan hak tetangga dan memuliakannya.
- Mencari harta dengan cara yang halal.
- Menyumbangkan harta pada tempatnya, termasuk menghindari sifat boros dan kikir.
- Memberi dan menjawab salam.
- Mendoakan orang yang bersin.
- Menghindari perbuatan yang merugikan dan menyusahkan orang lain.
- Menghindari permainan dan senda gurau.
- Menjauhkan benda-benda yang mengganggu di jalan.


