Post Top Ad

Sponsor

CARI DI GOOGLE

Hasil Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang


Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi.
Ditinjau dari faktor cahaya, dibuktikan bahwa kacang hijau yang ditempatkan di daerah berintensitas cahaya kurang atau gelap akan memiliki laju pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kacang kedelai yang diletakkan di tempat berintensitas cahaya banyak atau terang.

Dengan itu, hormon auksin yang dipengaruhi sedikit atau tanpa cahaya matahari akan merangsang perpanjangan sel-sel pada titik tumbuh primer. Namun, kondisi tumbuhan yang baik akan dialami oleh kacang kedelai dengan pengaruh cahaya lebih banyak yaitu tumbuh lebih kokoh, daun berkembang sempurna, dan berwarna hijau namun batang lebih pendek.

METODE PENELITIAN



Metode Penelitian Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang

Metode penelitian dilakukan dengan cara eksperimen.

Alat dan bahan Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang
Alat:
- 4 Gelas Aqua


Bahan Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang
  • - Biji Kacang hijau (Phaseolus radiatus)
  • - Biji Jagung
  • - Kapas
  • - Air


Langkah Kerja Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang

  • merendam biji kacang hijau dan biji jagungselama satu malam di dalam air. Hal ini dimaksudkan untuk memecahkan dormansi biji yang akan ditanamkan.
  • meletakkan 4 biji jagung dan kacang hijau pada masing-masing gelas aqua yang sudah diisi kapas
  • menyirami setiap hari.
  • melakukan pengamatan selama kurang lebih 10 hari.
3.2 Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di rumah anggota kelompok peneliti secara terpisah dilanjutkan di ruang kelas XII IPA 3.

3.3 Waktu Penelitian

Penelitian berlangsung kurang lebih selama 10 hari.

3.4. Objek Penelitian

Objek penelitian adalah kacang hijau (Phaseolus radiatus) dan jagung (Zea Mays).


Pembahasan Penelitian Pertumbuhan Kacang Hijau di tempat Gelap dan Terang
Pertumbuhan pada sisi tumbuhan yang disinari oleh matahari akan terjadi secara lambat karena adanya hormon auksin dihambat oleh matahari, tetapi sisi tumbuhan yang tidak disinari oleh cahaya matahari pertumbuhannya menjadi sangat cepat karena kerja auksin yang tidak dihambat. Sehingga hal ini akan menyebabkan ujung tanaman tersebut cenderung mengikuti arah sinar matahari atau yang disebut fototropisme. Untuk tanaman yang diletakkan di tempat yang gelap pertumbuhan tanamannya sangat cepat selain itu tekstur dari batangnya sangat lemah dan warnanya cenderung pucat kekuningan.

Hal ini disebabkan karena kerja hormon auksin tidak dihambat oleh matahari. Sedangkan untuk tanaman yang diletakkan di tempat yang terang tingkat pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan dengan tanaman yang diletakkan di tempat gelap, tetapi tekstur batangnya sangat kuat dan juga warnanya segar kehijauan, hal ini karena kerja hormon auksin dihambat oleh sinar matahari.

Perbandingan laju perkecambahan pada tabel 1 dan 2 menyatakan proses pertumbuhan yang dialami oleh kecambah yang diletakkan di tempat terang berlangsung lambat. Hal ini dipengaruhi beberapa factor yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar. Perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi.

Kecambah yang tumbuh di tempat gelap mengalami etiolasi. Dalam keadaan tidak ada cahaya, auksin merangsang perpanjangan sel-sel sehingga kecambah di tempat gelap tumbuh lebih panjang namun dengan kondisi pucat kekuningan karena kekurangan klorofil , kurus, dan daunnya tidak berkembang, sedangkan pada kecambah yang tumbuh di tempat terang mengalami hal sebaliknya. Dalam keadaan banyak cahaya, auksin mengalami kerusakan sehingga pertumbuhan kecambah terhambat. Laju tumbuh memanjang pada kecambah tersebut dengan segera berkurang sehingga batang lebih pendek, namun tumbuh lebih kokoh, daun berkembang sempurna, dan berwarna hijau.



Kesimpulan Hasil Penelitian Kacang Hijau
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkecambahan banyak dipengaruhi oleh faktor cahaya dan hormon, walaupun faktor yang lain ikut mempengaruhi.
Ditinjau dari faktor cahaya, dibuktikan bahwa kacang hijau yang ditempatkan di daerah berintensitas cahaya kurang atau gelap akan memiliki laju pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan kacang kedelai yang diletakkan di tempat berintensitas cahaya banyak atau terang.

Dengan itu, hormon auksin yang dipengaruhi sedikit atau tanpa cahaya matahari akan merangsang perpanjangan sel-sel pada titik tumbuh primer. Namun, kondisi tumbuhan yang baik akan dialami oleh kacang kedelai dengan pengaruh cahaya lebih banyak yaitu tumbuh lebih kokoh, daun berkembang sempurna, dan berwarna hijau namun batang lebih pendek.


Saran Hasil Penelitian Kacang Hijau
1. Sebelum penanaman , terlebih dahulu dilakukan perendaman untuk memecah dormansi biji itu sendiri. Jadi, sebaiknya perendaman lebih dimaksimalkan agar berhasil memecahkan dormansi biji yang akan ditanam. Sehingga kesalahan pengamatan lebih dapat diminimalisir.
2. Memilih biji kacang yang masih segar sehingga dapat memaksimalkan penelitian.
3. Kondisi pencahayaan lebih dimaksimalkan baik penempatan di tempat terang maupun gelap.



DAFTAR PUSTAKA

  • Riandri, Henny,2009. Theory and Application of Biology 3 for Grade XII of Senior High School and Islamic Senior High School. Solo: Bilingual.
  • Sudjadi, B dan Laila, Siti. 2007. BIOLOGI 3A Sains dalam kehidupan. Surabaya: Yudhistira.
  • Zhamal, 2008. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Biji Kacang Hijau. Http://catatanzhamal.blogspot.com/
  • Soerga, N., 2009. Pola Pertumbuhan Tanaman.Http://soearga.wordpress.com/
  • www.wikipidia.org.id

Artikel Penting Kacang Hijau


No comments:

Post a Comment

Cari Blog Ini

Post Bottom Ad

Popular Posts