Post Top Ad

Sponsor

CARI DI GOOGLE

Cara Menanam Cabe Merah Berkah dan Sukses

Budidaya Cabe Merah merupakan bisnis yang sangat menjanjikan. Karena Cabe merah merupakan salah satu komoditas pertanian paling atraktif. Perlu diketahui meskipun merupakan bisnis yang menjanjikan, pada saat-saat tertentu, harga cabe merah bisa naik berlipat-lipat, namun pada momen lain bisa turun hingga tak berharga.

Baca Juga : Cara Mengetahui lahan yang sukses untuk Cabe Merah

Kondisi tersebut membutuhkan cara yang efektif dalam upaya untuk membuat budidaya. Berikut ini adalah hal-hal penting yang perlu diperhatikan jika Anda ingin bisnis budidaya cabe merah.
  • Pelajari Niat Budidaya Cabe Merah

  • Istikharah sebelum menekuni usaha Cabe Merah 

  • Perhatikan Benih Cabe Merah 

  • Perhatikan cara penyemaian dan pembibitan 

  • Pelajari Cara Pengolahan tanah 

  • Tekuni cara pemeliharaan dan perawatan 

  • Berdo’a Panen di masa harga menguntungkan

Kami akan membahasnya satu demi satu. Semoga budidaya cabe ini bisa menambah rizki Anda sebagai bekal ibadah.

Pelajari Niat Budidaya Cabe Merah


Niat Budidaya Cabe merah harus karena Allah SWT. Karena niat ini akan membantu kita sukses dalam usaha budidaya bahkan jual beli cabe merah. Karena memulai bisnis ini tentu harus memperhatikan fluktiasi harga.

Budidaya cabe cukup rentan dengan kondisi cuaca dan serangan hama. Untuk meminimalkan semua resiko tersebut, biaya untuk budidaya cabe bisa dikatakan cukup tinggi. Disamping itu Kondisi iklim di Indonesia juga sering berubah meskipun sangat cocok untuk budidaya cabe dimana matahari bersinar penuh. Namun, apalah arti semua itu, jika Allah SWT dilupakan. Oleh sebab itu niat itu penting.

Istikharah sebelum menekuni usaha Cabe Merah


Istikharah adalah salat sunnah yang dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah ketika kita  berada di antara beberapa pilihan dan merasa ragu-ragu untuk memilih atau saat akan memutuskan sesuatu hal. Nah sebelum memutuskna untuk budidaya cabe merah, maka mari lakukan shalat Istiharah.

Karena melalui cara ini, jika kita tidak sukses menjalankan usaha dan cara budidaya cabe merah, maka pasti Allah SWT akan menunjukkan kita cara yang lain. InsyaAllah yang penting kita yakin dan istiqomah.

Perhatikan Benih Cabe Merah


Masyarakat mengenal dua jenis cabe merah, yakni cabe merah besar dan cabe merah keriting. Perbedaan kedua jenis cabe ini terlihat dari bentuk dan tekstur kulitnya. Untuk mengetahui lebih jauh, silahkan lihat tulisan mengenal jenis-jenis cabe.

Dari dua jenis itu, terdapat puluhan bahkan ratusan varietas, dari yang lokal hingga hibrida. Setiap varietas memiliki kekhasan tumbuh sendiri-sendiri. Untuk memilih jenis mana yang akan dibudidayakan, sebaiknya pilih varietas yang paling cocok dengan lokasi budidaya cabe masing-masing.

Benih untuk budidaya cabe bisa didapatkan dengan dua cara, yaitu membeli di toko benih atau membenihkan sendiri. Benih cabe hibrida sebaiknya dibeli dari industri benih terpercaya yang menerapkan teknologi pemuliaan moderen. Sedangkan benih cabe lokal bisa didapatkan dari sesama petani atau menyeleksi sendiri dari hasil panen terdahulu.

Penyemaian dan pembibitan


Metode penyemaian untuk budidaya cabe sebaiknya menggunakan polybag (baik dari plastik atau daun-daunan). Mengapa demikian, karena benih cabe apalagi jenis hibrida harganya sangat mahal. Apabila disemai dengan ditabur, dikhawatirkan banyak biji yang tumbuh berhimpit sehingga tidak semua tanaman bisa dimanfaatkan.

Siapkan campuran tanah, arang sekam dan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Atau, kalau tidak ada arang sekam gunakan tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Sebelum dicampur, media tersebut diayak agar halus. Untuk lebih detail, silahkan baca cara membuat media persemaian.

Sebaiknya buat naungan untuk tempat penyemaian untuk menghindari terik matahari dan air hujan. Apabila ada biaya, ada baiknya melindungi tempat penyemaian dengan jaring pelindung hama atau serangga. Susun polybag yang telah diisi media semai dalam naungan tersebut.

Rendam biji cabe dengan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Jangan gunakan biji yang mengapung. Masukkan setiap biji cabe kedalam polybag sedalam 0,5 cm dan tutup dengan kompos halus. Basahi sedikit media tanam agar kelembabannya terjaga.

Siram polybag pembibitan setiap pagi dan sore hari. Cara menyiramnya adalah tutup permukaan polybag dengan kertas koran kemudian siram hingga basah. Buka kertas koran tersebut setelah biji tumbuh kira-kira 3 sekitar hari.

Selanjutnya siram secara rutin dan awasi pertumbuhannya. Bibit cabe merah siap untuk dipindahkan setelah 21-24 hari disemaikan atau setelah tumbuh 3-4 helai daun. Lebihkan 10% dari kebutuhan bibit. Misalnya untuk lahan satu hektar dibutuhkan sekitar 14000 bibit cabe merah, maka lebihkan 10 persen untuk tindakan penyulaman tanaman.

Perhatikan cara penyemaian dan pembibitan


Metode penyemaian untuk budidaya cabe sebaiknya menggunakan polybag (baik dari plastik atau daun-daunan). Mengapa demikian, karena benih cabe apalagi jenis hibrida harganya sangat mahal. Apabila disemai dengan ditabur, dikhawatirkan banyak biji yang tumbuh berhimpit sehingga tidak semua tanaman bisa dimanfaatkan.

Siapkan campuran tanah, arang sekam dan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Atau, kalau tidak ada arang sekam gunakan tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Sebelum dicampur, media tersebut diayak agar halus. Untuk lebih detail, silahkan baca cara membuat media persemaian.

Sebaiknya buat naungan untuk tempat penyemaian untuk menghindari terik matahari dan air hujan. Apabila ada biaya, ada baiknya melindungi tempat penyemaian dengan jaring pelindung hama atau serangga. Susun polybag yang telah diisi media semai dalam naungan tersebut.

Rendam biji cabe dengan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Jangan gunakan biji yang mengapung. Masukkan setiap biji cabe kedalam polybag sedalam 0,5 cm dan tutup dengan kompos halus. Basahi sedikit media tanam agar kelembabannya terjaga.

Siram polybag pembibitan setiap pagi dan sore hari. Cara menyiramnya adalah tutup permukaan polybag dengan kertas koran kemudian siram hingga basah. Buka kertas koran tersebut setelah biji tumbuh kira-kira 3 sekitar hari.

Selanjutnya siram secara rutin dan awasi pertumbuhannya. Bibit cabe merah siap untuk dipindahkan setelah 21-24 hari disemaikan atau setelah tumbuh 3-4 helai daun. Lebihkan 10% dari kebutuhan bibit. Misalnya untuk lahan satu hektar dibutuhkan sekitar 14000 bibit cabe merah, maka lebihkan 10 persen untuk tindakan penyulaman tanaman.

Pelajari Cara Pengolahan tanah

Lahan yang diperlukan untuk budidaya cabe merah adalah tanah yang gembur dan memiliki porosotas yang baik. Sebelum cabe merah ditanam cangkul atau bajak lahan sedalam 20-40 cm. Bersihkan dari batu atau kerikil dan sisa-sisa akar tanaman. Apabila terlalu banyak gulma dan khawatir menganggu bisa gunakan herbisida.

Buat bedengan dengan lebar satu meter tinggi 30-40 cm dan jarak antar bedengan 60 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan, untuk memudahkan pemeliharaan panjang bedengan maksimal 15 meter. Buat saluran drainase yang baik karena tanaman cabe merah tidak tahan terhadap genangan air.

Budidaya cabe merah menghendaki tanah yang memiliki tingkat keasaman tanah pH 6-7. Apabila nilainya terlalu rendah (asam), daun tanaman cabe merah akan terlihat pucat dan mudah terserang virus. Tanah yang asam biasanya mudah ditumbuhi ilalang. Untuk menetralisirnya bisa gunakan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 2-4 ton/ha. Pemberian kapur atau dolomit dilakukan pada saat pembajakan dan pembuatan bedengan.

Campurkan pupuk organik, bisa berupa kompos atau pupuk kandang pada setiap bedengan secara merata. Kebutuhan pupuk organik untuk budidaya cabe merah adalah 20 ton per hektar. Selain pupuk organik tambahkan juga urea 350 kg/ha dan KCl 200kg/ha.

Persiapan lahan budidaya cabe

Untuk budidaya cabe intensif sebaiknya, bedengan ditutup dengan mulsa plastik perak hitam. Penggunaan mulsa plastik mempunyai konsekuensi biaya namun mendatangkan sejumlah manfaat. Mulsa bermanfaat untuk mempertahankan kelembaban, menekan erosi, mengendalikan gulma dan menjaga kebersihan kebun.
Buat lubang tanam sebanyak dua baris dalam setiap bedengan dengan jarak 60-70 cm. Sebaiknya lubang tanam dibuat zig zag, tidak sejajar. Hal ini berguna untuk mengatur sirkulasi angin dan penetrasi sinar matahari. Diameter dan kedalaman lubang tanam kurang lebih 10 cm, atau disesuaikan dengan ukuran polybag semai.

Tekuni cara pemeliharaan dan perawatan

Penyiraman diperlukan pada saat musim kering, caranya bisa dengan gembor atau dengan penggenangan. Hati-hati ketika melakukan penyiraman disaat tanaman belum terlalu kuat. Penggenangan bisa dilakukan setiap dua minggu sekali.

Periksa tanaman pada satu sampai dua minggu pertama untuk melakukan penyulaman tanaman. Apabila ada tanaman yang mati atau pertumbuhannya abnormal segera cabut dan ganti dengan bibit yang baru. Pada budidaya cabe memerlukan pemasangan ajir (tongkat bambu) untuk menopang tanaman berdiri tegak. Tancapkan ajir dengan jarak mnimal 4 cm dari pangkal batang.

Pemasangan ajir sebaiknya dilakukan pada hari ke-7 sejak bibit dipindahkan. Apabila tanaman terlalu besar dikhawatirkan saat ajir ditancapkan akan melukai perakaran. Bila akar terluka tanaman akan akan mudah terserang penyakit. Pengikatan tanaman pada ajir dilakukan setelah tanaman tumbuh tinggi atau berumur diatas satu bulan.

Perempelan atau pemotongan tunas dilakuan setelah 3 minggu untuk budidaya cabe di dataran rendah dan 1 bulan untuk dataran tinggi. Potong tunas yang tumbuh pada ketiak daun dengan tangan yang bersih. Perempelan ini dilakukan sampai terbentuk cabang utama, ditandai dengan kemunculan bunga pertama atau kedua.

Pemupukan susulan dilakukan setiap dua minggu sekali atau minimal 8 kali hingga panen terakhir. Pemupukan susulan dilakukan dengan pengocoran pupuk pada setiap lubang tanam. Pemupukan yang paling praktis adalah dengan menggunakan pupuk organik cair. Siramkan 100 ml larutan pupuk yang telah diencerkan pada setiap tanaman. Bisa juga ditambahkan NPK pada campuran tersebut.

Penyiangan gulma dilakukan apabila diperlukan saja. Pengendalian hama dan penyakit dalam budidaya cabe cukup vital. Banyak kasus budidaya yang gagal karena serangan hama dan penyakit. Untuk lebih detail, silahkan baca pengendalihan hama dan penyakit tanaman cabe.

Berdo’a Panen di masa harga menguntungkan


Budidaya cabe merah mulai bisa dipanen setelah berumur 75-85 hari setelah tanam. Proses pemanenan dilakukan dalam beberapa kali, tergantung dengan jenis varietas, teknik budidaya dan kondisi lahan.
Pemanenan bisa dilakukan setiap 2-5 hari sekali, disesuaikan dengan kondisi kematangan buah dan pasar. Buah cabe sebaiknya dipetik sekaligus dengan tangkainya untuk memperpanjang umur simpan. Buah yang dipetik adalah yang berwarna oranye hingga merah. Lakukan pemetikan pada pagi hari.
Produktivitas budidaya cabe merah biasanya mencapai 10-14 ton per hektar, tergantung dari varietas dan teknik budidayanya. Pada budidaya yang optimal, potensinya bisa mencapai hingga 20 ton per hektar.

Info Selengkapnya, silahkan cari ilmu terkait cara-cara sukses untuk rizki melalui perantara cabai merah dengan tag sebagai berikut.

Cara Menanam dan merawat Cabe di Pot
Cara Praktis Menanam Cabe Dalam Pot atau Polybag
Cara Menanam Cabe Di Polybag | Tanaman Hias Bunga Buah dan ...
Cara Menanam Cabe di Polybag
Cara budidaya cabe dalam pot dengan sistem hidroponik
Cara Praktis Budidaya Tanaman Cabe dengan Pola HCS
Cara menanam cabe rawit di polybag
Cara Menanam Cabe Di Polybag 
Cara mengetahui ukuran polybag untuk menanam cabe
Cara budidaya tomat dalam polybag
kisah sukses petani cabe merah
rahasia sukses petani cabe
sukses bertani cabe rawit
petani cabe modern
petani cabe keriting
produksi cabe rawit per hektar
hindari busuk petani cabe
petani cabe rawit sukses
budidaya cabe merah dalam polybag
budidaya cabe merah keriting
cara menanam cabai di pekarangan rumah
cara menanam cabe merah keriting yang benar
cara menanam cabe merah dari biji
pupuk cabe merah yang bagus
penyakit tanaman cabe
harga cabe merah hari ini
budidaya cabai merah dalam polybag pdf
ukuran polybag untuk menanam cabe
budidaya tomat dalam polybag
analisa budidaya cabe rawit dalam polybag
ukuran polybag tanaman
budidaya cabe besar hibrida
hasil panen cabe dalam polybag
cara menanam cabe merah keriting yang benar


Sumber Pustaka

www.nilamerah.com/2015/09/cara-menanam-cabe.html
hijautani.com/2017/01/cara-menanam-cabe-di-polybag-pot.html
https://juwiteredaksi.blogspot.co.id/2016/08/toga-cabe-lombok.html
Cara Menanam Cabe Keriting Dalam Polybag ~ Cerita Blogger
https://alamtani.com/budidaya-cabe-merah/
www.ceritablogger.com/2016/03/cara-menanam-cabe-keriting-dalam-polybag.html
Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag - Natural Nusantara
www.produknaturalnusantara.com/cara-menanam-cabe-rawit-di-polybag/

No comments:

Post a Comment

Cari Blog Ini

Post Bottom Ad

Popular Posts