17 Cara Merawat Kemaluan Wanita menurut Islam

Struktur anatomi organ kewanitaan , dari atas ke bawah: lubang kencing (uretra), jalan lahir (vagina), dan anus dibagian paling belakang adalah bagian dari kemaluan wanita. Pada wanita ketiga organ ini sangatlah berdekatan, lain halnya pada laki-laki. Oleh karena itu kita sangat perlu memperhatikan dan menjaga kebersihan daerah kewanitaan kita.


Khitan pada wanita tidak diharuskan sebagaimana pada laki-laki. Hal ini karena pada wanita tidak terdapat selaput yang harus dibuang. Lain halnya dengan pria, yang apabila tidak dikhitan akan menimbulkan dampak negatif yang amat besar.

Menstruasi / Haid pada Wanita


Rahim merupakan organ dalam tubuh wanita yang berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan, dindingnya berlipat-lipat, dan dikanan-kirinya terdapat saluran telur. Diujung kedua saluran telur tersebut terdapat suatu organ yang kita kenal dengan indung telur atau ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur.

Pada wanita dewasa (akil baligh) setiap bulan satu dari sel-sel telurnya akan matang dari salah satu indung telur sebelah kanan atau sebelah kiri secara bergantian, sampai dengan sel-sel telur tersebut habis (menopause). Selama proses pematangan sel telur tersebut, dinding rahim akan menebal sebagai persiapan bantalan janin apabila terjadi pembuahan. Apabila tidak ada pembuahan, maka lapisan dinding rahim yang menebal tersebut akan rusak dan luruh, yang kemudian keluar sebagai darah haid.

Kenapa kita merasa sakit pada saat Haid?

Hal ini disebabkan pada saat menstruasi, dinding rahim akan mengalami proses kontraksi, dimana dinding rahim seperti diperas supaya lapisan dinding rahim dan sel telur yang rusak karena tidak adanya pembuahan akan keluar dari dalam rahim.


Perawatan organ intim wanita


Cara membersihkan daerah kewanitaan yang terbaik ialah membasuhnya dengan air bersih. Satu hal yang harus diperhatikan dalam membasuh daerah kewanitaan kita, terutama setelah buang air besar (BAB), yaitu dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang (dari vagina ke arah anus), bukan sebaliknya. Mengapa demikian? karena apabila kita terbalik arah membasuhnya, maka kuman dari daerah anus akan terbawa ke depan dan dapat masuk ke dalam vagina.


Apabila kita menggunakan sabun untuk membersihkan daerah intim kita, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan pH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-pH netral.


Bagaimana dengan sabun / pembersih khusus vagina?
Sebaiknya kita menghindari pemakaian berbagai jenis pembersih vagina, sebab didalam vagina kita sebenarnya telah ada suatu mekanisme alami yang telah diciptakan Allah SWT, dimana mekanisme alami ini akan mempertahankan keseimbangan keasaman vagina kita. Mekanisme ini diperankan oleh bakteri normal yang secara alami terdapat dalam vagina kita. Apabila keseimbangan tersebut terganggu, bakteri baik dalam vagina akan mati dan malah akan berkembang bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.

Apabila kita membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun dan sejenisnya, sebaiknya hanya dibagian luar saja. Misalnya bagi wanita yang sudah besuami, setelah berhubungan suami-istri, kita boleh menggunakan pembersih vagina, yaitu untuk mengembalikan keasaman vagina, karena sifat sperma laki-laki adalah basa. Tapi sekali lagi dr. Inong menekankan hanya dibagian luarnya saja, jangan disemprotkan kedalam vagina.

Sebaiknya gunakan sabun bayi karena biasanya sabun bayi memiliki pH netral. Setelah memakai sabun, hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), sebab bila masih ada sisa sabun yang tertinggal malah dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, harus dikeringkan dengan handuk atau tissue, tetapi jangan digosok-gosok.

Dr. Inong juga menekankan jangan menggunakan bedak untuk daerah kewanitaan, termasuk juga pada bayi terutama bayi perempuan. Sebab menurut penelitian terbaru, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk. Mengapa demikian? Karena bedak tersebut dapat masuk kedalam vagina yang dikemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti misalnya tumor (granuloma, dsb).

Jika kita ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ketelapak tangan kita, baru kemudian kita usapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Hal ini untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam vagina bayi.

Hal lain yang juga ditekankan oleh beliau adalah jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam organ intim kita.



17 Cara Menjaga Kebersihan Diri Wanita Dalam Islam (dalamislamcom)


Menjaga kebersihan diri merupakan salah satu bentuk bersyukur kepada Allah Ta’ala. Dengan menjaga kebersihan, maka Anda akan terhindar dari penyakit. Selain itu, penampilan juga menjadi lebih menarik. Sehingga bisa dikatakan bahwa merawat diri itu sangatlah penting, terutama bagi wanita.
ads

Merawat diri ini tidak hanya dianjurkan dalam dunia kesehatan saja. Islam pun mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa menjaga kesehatan. Sebab keutamaan kebersihan dalam islam sangatlah banyak, salah satunya sebagai cara meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist shahih:

Diriwayatkan dari Malik Al Asy’ari dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “Kebersihan adalah sebagian dari iman dan bacaan hamdalah dapat memenuhi mizan (timbangan), dan bacaan subhanallahi walhamdulillah memenuhi kolong langit dan bumi, dan shalat adalah cahaya dan shadaqah adalah pelita, dan sabar adalah sinar, dan Al Quran adalah pedoman bagimu.” (HR. Muslim).

Nah, berikut ini beberapa cara menjaga kebersihan dalam islam. Diantaranya yaitu:


1. Merawat Kemaluan dengan Sering Berwudhu

Wudhu merupakan salah satu cara mudah untuk menjaga kebersihan. Dengan berwudhu minimal 5 kali dalam sehari maka kuman di wajah, tangan dan kaki bisa berkurang. Melakukan cara berwudhu yang benar juga bisa menyingkirkan kotoran dan membuat wajah terlihat lebih bersih dan bersinar.

Dalam hadist dijelaskan, dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sesungguhnya pada hari kiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang dari bekas wudhu. Dan barangsiapa yang mampu untuk memperlebar putihnya maka kerjakanlah hal itu“. (HR. Bukhari dan Muslim)

“Bersuci (wudhu’) adalah separuh iman. Alhamdulillah akan memenuhi mizan (timbangan). Subhanallah wal hamdulillah akan memenuhi antara langit dan bumi. Sholat adalah cahaya. Shodaqoh adalah tanda. Kesabaran adalah sinar. Al-Qur’an adalah hujjah (pembela) bagimu atau hujatan atasmu. Setiap orang keluar di waktu pagi; maka ada yang menjual dirinya, lalu membebaskannya atau membinasakannya.” (HR. Muslim)



2. Menjaga Vagina dengan Rutin Menggosok Gigi

Gigi juga menjadi bagian penting yang harus dirawat. Apabila gigi sehat dan putih, tentunya Anda akan merasa percaya diri saat berbicara kan? Sebaliknya jika gigi jarang dirawat, maka akibatnya bisa membuat mulut jadi bau dan Anda berisiko mengalami gigi berlubang. Kondisi tersebut tidak hanya bikin minder, tapi juga membuat Anda merasakan kesakitan. Maka itu, rutinlah dalam menggosok gigi setidaknya 2 kali dalam sehari di siang dan malam hari. Gaya hidup sehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga gemar bersiwak. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

Diriwayatkan Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika aku tidak menjadikan berat umatku, maka sungguh aku perintahkan bersiwak (menggosok gigi) setiap hendak shalat”. (HR Bukhari)

“Bersiwak itu akan membuat mulut bersih dan diridhoi oleh Allah.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad)

    Pergi ke Dokter Gigi 6 Bulan Sekali

Terdapat beberapa masalah gigi yang tidak bisa diatasi dengan menggosok saja. Misalnya saja gigi berlubang, lapisan enamel yang menipis, timbunan plak atau sejenisnya, itu semua harus diatasi dengan berobat ke dokter gigi. Paling tidak lakukan check up 6 bulan sekali untuk merawat gigi Anda. Dengan begitu kesehatan mulut pun terjaga baik.

3. Membasuh Muka

Wanita hendaknya rutin membasuh muka. Tujuannya agar wajah tidak terlihat berminyak dan kusam. Untuk waktunya, sebaiknya di pagi sebelum beraktivtas dan pada malam hari sebelum tidur. Anda sebaiknya menggunakan facial wasah cukup 2 kali saja dalam sehari. Jangan berlebihan sebab bisa membuat kulit jadi kering.



4. Perawatan Wajah dengan Produk Kecantikan Halal

Zaman sekarang ini banyak sekali wanita yang menggunakan skincare untuk merawat kecantikan wajah. Sebenarnya hal ini tidaklah dilarang dalam islam, selama produk yang digunakan halal dan tidak membahayakan kesehatan. Dengan mengaplikasikan skincare maka wajah bisa terjaga kelembabannya, menjadi tidak kusam dan mengurangi risiko berjerawat.

Namun ingat ya, jangan menggunakan skincare dengan tujuan ingin merubah warna kulit. Itu sama saja Anda tidak bersyukur. Kemudian pemakaian skincare juga tidak perlu berlapis-lapis. Cukup yang dibutuhkan oleh kulit saja. Misalnya make-up remover, toner, pelembab, atau mungkin eye cream. Pilihlah skincare yang aman agar tidak merusak kulit.



5. Menggunakan Masker Berbahan Alami

Apabila Anda khawatir dalam pemakaian produk skincare, metode perawatan wajah lain yang lebih aman adalah memanfaatkan bahan-bahan alami. Ini menjadi salah satu cara mempercantik diri menurut islam. Ada banyak kok bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk menjaga kebersihan wajah. Misalnya saja susu, minyak zaitun dan madu. Ketiga bahan ini telah digunakan oleh para wanita Mesir sebagai perawatan kecantikan sejak zaman kuno.

Anda juga bisa menggunakan gula atau lemon untuk scrub yang fungsinya mengangkat sel-sel kulit mati. Atau mungkin pepaya, tomat, stroberi dan alpukat sebagai antioksidan untuk melindungi wajah dari radikal bebas. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan.

    Menggunakan Pelembab Bibir

Kecantikan bibir juga harus diperhatikan. Apabila bibir Anda pecah-pecah dan tampak gelap, maka efeknya wajah jadi terlihat enggak fresh. Penampilan Anda akan terkesan kurang maksimal. Bahkan terlihat tua. Nah, maka itu Anda harus menjaga kesehatan bibir. Apabila Anda sering menggunakan produk lipstik, liptint atau sejenisnya yang bisa buat bibir kering, maka rutinlah memakai pelembab bibir. Anda dapat memanfaatkan madu atau minyak zaitun.

    Mandi Sesering Mungkin

Mayoritas orang Indonesia melakukan mandi 2 kali dalam sehari, yakni di pagi dan sore hari. Mandi ini mempunyai manfaat yang cukup besar untuk kesehatan. Mandi bisa membuat badan jadi bersih, segar dan wangi.

Anda bisa mandi sesering mungkin Anda butuhkan. Terutama saat cuaca panas dan badan mudah berkeringat. Sebaiknya Anda segera mandi, sebab keringat yang menumpuk di balik pakaian bisa memicu perkembangan kuman. Maka itu harus dibersihkan lewat mandi. Oiya, satu hal lagi, sebaiknya hindari mandi di tengah malam karena cuacanya dingin dan bisa meningkatkan risiko paru-paru basah.

    Menggunakan Lulur Mandi 1-2 Kali Dalam Seminggu

Selain mandi, wanita juga perlu menggunakan lulur setidaknya 1-2 kali dalam seminggu. Pemakaian lulur ini bertujuan untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati pada kulit. Sehingga nantinya tubuh akan tampak lebih bersih dan cerah. Anda bisa membeli produk lulur di swalayan atau minimarket. Namun pastikan produk tersebut halal, aman dan berkualitas ya.

    Mencukur Bulu Ketiak dan Kemaluan

Mencukur bulu pada wajah dan alis memang tidak dianjurkan dalam islam. Bahkan dikatakan pada suatu hadist bahwa Allah Ta’ala melaknat wanita yang mencabuti bulu alisnya. Namun demikian tidak dengan bulu badan. Sebaliknya justru disarankan mencukur bulu-bulu di ketiak dan kemaluan. Sebab bulu yang berlebihan bisa menyebabkan bau dan gampang berkeringat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada lima macam fitrah , yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Memotong Kuku

Memotong kuku juga menjadi bagian dari cara menjaga kebersihan diri wanita. Kuku yang dibiarkan panjang bisa menjadi sarang pertumbuhan kuman atau mikroorganisme lainnya. Selain itu kotoran juga gampang menumpuk disana. Maka karenanya, lebih baik jika kuku dipotong secara rutin. Dengan demikian akan terlihat lebih rajin dan bersih.

    Membersihkan Tempat Tidur

Tempat tidur yang kotor dan jarang dibersihkan bisa menjadi sumber penyakit. Maka itu, islam mengajarkan untuk mengibas tempat tidur setiap malam. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Selain itu juga jangan lupa mengganti sarung bantal setidaknya 2 kali dalam seminggu. Ini juga menjadi amalan Rasulullah sebelum tidur.

Dari sahabat Abi Hurairah ra: Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian hendak barbaring di tempat tidurnya hendaklah ia kibas-kibas tempat tidurnya itu dengan sarungnya. Karena dia tidak tahu apa yang terjadi pada tempat tidurnya setelah ia tinggalkan sebelumnya.” (HR Bukhari Muslim)

“Bagi orang yang bangun dari tempat tidurnya kemudian kembali lagi, maka dianjurkan untuk mengibasinya kembali.” (HR. At-Tirmidzi)

    Mencuci Rambut minimal 3 kali dalam Seminggu

Kebersihan rambut Anda juga harus diperhatikan. Terutama untuk wanita yang menjadikan rambut sebagai mahkota. Tentunya harus bisa merawat rambut dengan baik. Caranya dengan rajin mencuci rambut menggunakan shampo atau keramas setidaknya 3 kali dalam seminggu. Jika perlu atau ada budget tambahan, Anda bisa pergi ke salon untuk memperbaiki kerusakan rambut agar nantinya lebih sehat dan cantik.

    Mengganti Pakaian Secara Rutin

Mengganti pakaian ini bisa dilakukan 2 kali dalam sehari, atau 1 kali dalam sehari. Itu bergantung pada kebiasaan Anda. Apabila cuaca memang lagi panas, sebaiknya gantilah pakaian 2 kali, di pagi dan sore hari untuk menghindari penumpukan keringat. Selain itu, untuk tidur malam sebaiknya gunakan baju khusus. Begitupun saat sholat, disarankan mengenakan pakaian yang bersih bisa bebas dari kotoran.

    Menjaga Kebersihan Miss V

Menjaga kebersihan miss V  atau organ kewanitaan sangatlah penting bagi wanita. Ini bisa dilakukan dengan cara mengganti celana dalam secara rutin (2 kali dalam sehari), hindari penggunaan pewangi pada miss V, pilih celana yang mudah menyerap keringat (utamakan kain katun). Selain itu, setelah melakukan hubungan intim maka Anda harus segera mencuci miss V untuk mengindari kotoran masuk ke dalam vagina.

    Bila Menstruasi, Seringlah Mengganti Pembalut

Saat menstruasi disarankan untuk sesering mungkin mengganti pembalut. Apabila darah hanya keluar sedikit maka cukup menggantinya 1-2 kali. Namun bila darah banyak, Anda harus berganti 5-6 kali dalam sehari. Yang jelas jangan sampai menggunakan pembalut dengan darah dalam kurun waktu lama, sebab itu membuat miss V jadi kotor dan bau.

    Menjaga Kebersihan Lingkungan

Menjaga kebersihan diri berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan. Apabila tubuh sudah bersih, tapi Anda hidup di lingkungan kotor maka efeknya Anda jadi kotor juga. Bahkan penyakit juga mudah menyerang. Maka itu, rajin-rajinlah membersihkan lingkungan tempat Anda tinggal.

Jadi itulah beberapa cara menjaga kebersihan diri wanita dalam islam. Apakah Anda sudah melakukan semua poin diatas? Ingat ya, menjadi mukmin yang baik itu bukan sekedar memperbanyak ibadah, tapi juga harus merawat kebersihan. So, semoga bermanfaat.