Cabang-cabang Iman dalam Kehidupan Sehari-hari - CARALINE.NET

THE BEST INFO

Hot

Post Top Ad

Cari Blog Ini

Thursday, May 7, 2015

Cabang-cabang Iman dalam Kehidupan Sehari-hari

Sampai saat ini masih banyak umat Islam yang beriman baru sampai pada tahap pengenalan. Sebatas percaya pada Rukun Iman yang enam. Hanya mengikrarkan dengan lisan dan meyakini dalam hati, tanpa disertai pengamalan.

Baca Juga

Padahal iman yang mutlak adalah meliputi ikrar secara lisan, keyakinan dalam hati, dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Sudah barang tentu iman yang dimikian itu menuntut konsekuensi, perjuangan, dan pengorbanan.

Jelaslah bahwa tebal-tipisnya kadar iman seseorang bisa dilihat dari sepak terjangnya dalam kehidupan sehari-hari. Yakni sejauh mana orang tersebut mematuhi segenap perintah Allah SWT. dan meninggalkan segala larangan-Nya. Sepak terjang seseorang yang mencerminkan kesempurnaan imannya adalah apabila ia mampu mempraktekkan seluruh cabang iman dalam kehidupannya sehari- hari.

Berapakah jumlah cabang iman seluruhnya?

Nabi Muhammad Rosulullah saw. bersabda:

    “Iman memiliki 60 atau 70 cabang lebih. Cabangnya yang paling tinggi adalah ucapan Laa ilaaha illallaah (Tiada tuhan selain Allah), sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan yang terdapat di jalan. Sifat malu itu juga bagian dari cabang iman”
    (H.R. Bukhori dan Muslim)

IMAN memiliki cabang yang sangat banyak, hal ini menunjukkan bahwa kata-kata IMAN jika disebutkan secara mutlak -tanpa dikaitkan dengan kata Islam- mencakup agama secara keseluruhan. Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam telah menjelaskan cabang-cabang IMAN tersebut baik secara global ataupun secara rinci.

Berkaitan dengan penjelasan Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam tentang IMAN secara global, hal ini terdapat dalam hadits Abu Hurairah Radhiallohu 'Anhu, beliau berkata; Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam bersabda :

((الإيمان بضع وسبعون شعبة، والحياء شعبة من الإيمان))

IMAN itu ada lebih dari tujuh puluh cabang, dan MALU merupakan salah satu cabang dari IMAN

dalam riwayat yang lain :

((الإيمان بضع وسبعون، أو بضع وستّون شعبة، فأفضلها قول لا إله إلا الله، وأدناها إماطة الأذى عن الطريق، والحياء شعبة من الإيمان))

IMAN itu ada lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang, tingkatan cabang terafdhol -tertinggi- adalah ucapan LA ILAHA ILLALLOH, tingkatan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan, dan MALU merupakan salah satu cabang dari IMAN [Muttafaqun 'alaih]

Al Imam Abu Bakar Al Baihaqy Rahimahullah telah menyebutkan tujuh puluh tujuh (77) cabang IMAN, secara ringkas cabang-cabang IMAN tersebut adalah sebagai berikut :

  1.     Iman kepada Allah Azza wajalla
  2.     Iman kepada para Rasul Alaihissholatu wassalam
  3.     Iman kepada kepada para Malaikat
  4.     Iman kepada Al Qur'an Al Karim dan seluruh kitab yang diturunkan
  5.     Iman kepada taqdir, apakah itu baik atau buruk berasal dari Allah Azza wajalla
  6.     Iman kepada hari akhir
  7.     Iman kepada kebangkitan setelah kematian
  8.     Iman kepada pengumpulan seluruh manusia di padang mah-syar setelah dibangkitkan dari kuburannya
  9.     Iman bahwasanya kampungnya orang-orang beriman adalah surga dan kampungnya orang-orang kafir adalah neraka
  10.     Iman kepada wajibnya mencintai Allah Azza wajalla
  11.     Iman terhadap wajibnya takut kepada Allah Azza wajalla
  12.     Iman terhadap wajibnya penuh harap kepada Allah Azza wajalla
  13.     Iman terhadap wajibnya tawakkal kepada Allah Azza wajalla
  14.     Iman kepada wajibnya mencintai Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam
  15.     Iman kepada wajibnya mengangungkan, memuliakan dan menghormati Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam dengan tidak melampaui batas
  16.     Kecintaan seseorang terhadap agamanya sehingga dia lebih mencintai dilemparkan ke dalam api dari pada kufur
  17.     Menuntut ilmu, yaitu mengenal Allah Subhanahu wata'ala, mengenal agama-Nya dan mengenal Nabi-Nya Shollallahu 'alaihi wasallam, dengan berdasarkan dalil
  18.     Menyebarkan ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain
  19.     Mengangungkan Al Qur'an Al Karim; dengan mempelajarinya, mengajarkannya, menjaga batasan-batasannya, hukum-hukumnya, ilmu halal dan haramnya, serta memuliakan ahlinya dan dengan menghafalnya.
  20.     Bersuci dan menjaga serta memperhatikan wudhu
  21.     Menjaga dan memperhatikan sholat lima waktu
  22.     Menunaikan zakat
  23.     Puasa; wajib dan sunnah
  24.     I'tikaf -berdiam di masjid-
  25.     Haji
  26.     Jihad di jalan Allah Azza wajalla
  27.     Ribath -menjaga wilayah perbatasan- di jalan Allah Azza wajalla
  28.     Bertahan menghadapi musuh dan tidak lari meninggalkan medan perang
  29.     Membayar seperlima dari ghanimah -rampasan perang- kepada imam, atau penggantinya bagi yang memperoleh ghanimah
  30.     Memerdekakan budak dengan bentuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wajalla
  31.     Membayar kaffarah -tebusan- yang wajib karena kejahatan -pidana-; Kaffarah dalam Al Qur'an dan Assunnah ada empat :
  32.         Kaffarah pembunuhan
  33.         Kaffarah dzhi-har
  34.         Kaffarah sumpah
  35.         Kaffarah berhubungan suami istri pada saat puasa ramadhan
  36.     Menunaikan, memenuhi seluruh akad [perjanjian yaitu apa saja yang Allah halalkan, haramkan, dan wajibkan serta seluruh batasan-batasan di dalam Al Qur'an]
  37.     Menyebut-nyebut dengan pujian akan ni'mat Allah Azza wajalla, dan apa saja yang wajib disyukuri
  38.     Menjaga lisan dari perkataan yang tidak dibutuhkan
  39.     Menjaga amanah, dan wajib menunaikannya kepada yang berhak -pemiliknya-
  40.     Haramnya membunuh jiwa dan berlaku hukum tindak pidana kejahatan atasnya
  41.     Haramnya kemaluan -zina- dan wajibnya menjaga kehormatan
  42.     Mengepalkan tangan -tidak menyentuh- harta haram; termasuk didalamnya : haramnya mencuri, merampok, memakan suap -sogok-, dan memakan apa saja yang secara syar'i bukan haknya.
  43.     Wajibnya wara' -menahan diri- dalam hal makanan dan minuman, serta menjauhi apa saja yang tidak halal dari makanan dan minuman tersebut
  44.     Meninggalkan pakaian dan mode serta perabot yang diharamkan dan makruh
  45.     Haramnya permainan-permainan dan hiburan-hiburan yang bertentangan dengan syariat
  46.     Sederhana -hemat- dalam nafkah -belanja- dan haramnya memakan harta dengan cara yang batil
  47.     Meninggalkan dendam dan dengki serta iri dan hasad
  48.     Haramnya -menjatuhkan- kehormatan orang lain, dan wajibnya meninggalkan apa saja yang menjatuhkan kehormatan orang lain
  49.     Beramal Ikhlas hanya karena Allah Azza wajalla, dan meninggalkan riya'
  50.     Senang dengan kebaikan dan sedih dengan keburukan
  51.     Mengobati setiap dosa dengan taubat nashu-hah
  52.     Menyembelih Qurban, dan intinya adalah : Al Hadyu, Al Udhiyah dan Aqiqah
  53.     Taat kepada Ulil Amri
  54.     Berpegang teguh dengan Al Jama'ah
  55.     Menetapkan keputusan hukum diantara manusia dengan adil
  56.     Amar Ma'ruf dan Nahi Mungkar
  57.     Saling tolong menolong diatas kebaikan dan taqwa
  58.     Malu
  59.     Berbakti kepada kedua orang tua
  60.     Silaturahmi
  61.     Akhlaq yang baik
  62.     Berbuat baik kepada budak
  63.     Hak Tuan yang wajib ditunaikan oleh budaknya
  64.     Menegakkan hak-hak anak dan keluarga lainnya
  65.     Dekat kepada ahli agama, mencintai mereka, menebarkan salam dan berjabat tangan dengannya
  66.     Menjawab salam
  67.     Menjenguk orang sakit
  68.     Menyolati jenazah ahlul qiblat -kaum muslimin-
  69.     Mendoakan orang yang bersin -jika mengucapkan "Alhamdulillah"-
  70.     Menjauhi orang-orang kafir dan pembuat kerusakan serta tegas terhadap mereka
  71.     Memuliakan tetangga
  72.     Memuliakan tamu
  73.     Menutupi -aib- para pelaku dosa
  74.     Sabar terhadap musibah serta dari segala sesuatu yang dicabut dari jiwa berupa kelezatan dan kesenangan
  75.     Zuhud dan pendek angan-angan -dalam masalah dunia-
  76.     Cemburu dan tidak membiarkan anak atau istrinya bercampur baur dengan lelaki lain
  77.     Berpaling dari sikap ektrem -melampaui batas-
  78.     Dermawan dan murah hati
  79.     Menyayangi yang muda dan menghormati yang tua
  80.     Mendamaikan antara dua orang yang bertikai
Seseorang mencintai bagi saudaranya yang muslim apa yang dia cintai bagi dirinya, dan tidak senang ada pada saudaranya sesuatu yang dia tidak senangi bagi dirinya, termasuk dalam hal ini adalah : menyingkirkan gangguan di jalanan, sebagaimana yang di-isyaratkan dalam hadits sebelumnya.

Baca Juga
Referensi :
  • Syu'ab Al Iman karya Al Imam Abu Bakar Al Bayhaqi (Wafat 458H)
  • Aqidah Al Muslim fie Dhou' Al Kitab was Sunnah karya Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf Al Qoh-thony
  • 77 Cabang Iman | Dakwah Ila ALLAH
  • https://imanyakin.wordpress.com/2010/01/18/cabang-iman/
  • Translate this page
  • Jan 18, 2010 - Banyak ahli hadits yang menulis risalah mengenai cabang iman… ... 7) Beriman kepada hari Kiamat, termasuk siksa dan pertanyaan di dalam kubur, kehidupan setelah mati, hisab, penimbangan amal, dan menyeberangi ...
  • Missing: sehari ‎| ‎Must include: ‎sehari
  • Akhlak Sebagai KEberhaslian Tubuh: Cabang-Cabang Iman Dalam ...
  • muhammadsaifulh.blogspot.com/.../cabang-cabang-iman-dalam-isl...
  • Translate this page
  • Aug 28, 2016 - Iman sendiri mempunyai cabang-cabangnya, dan ada 77 cabang iman. ... ucapak belak yang tidak berarti lagi dalam kehidupan sehari-hari.
  • CABANG IMAN TERTINGGI BERIMAN KEPADA ALLAH, PALING ...
  • biartua.blogspot.com › Fiqih › Sunnah
  • Translate this page
  • May 16, 2017 - Jika kita mengaku beriman, seharusnya keimanan tersebut tercemin dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika iman diibaratkan sebuah pohon, ...
  • 79 Cabang Iman (1) « Islam Itu Indah
  • https://saputra51.wordpress.com/2013/01/02/79-cabang-iman-1/
  • Translate this page
  • Jan 2, 2013 - Padahal iman yang mutlak adalah meliputi ikrar secara lisan, keyakinan dalam hati, dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Sudah ...
  • Cabang-Cabang Iman – Muslimah.Or.Id
  • https://muslimah.or.id/6020-cabang-cabang-iman.html
  • Translate this page
  • Jun 4, 2014 - Iman itu ada tujuh puluh atau enam puluh cabang lebih, yang paling utama ... Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada ... dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba'du:.
  • Cabang-cabang Iman ~ Archive Paper
  • maqalah2.blogspot.com › HADITS
  • Translate this page
  • Feb 5, 2015 - Bahwasanya, tebal-tipisnya kadar iman seseorang bisa dilihat dari sepak terjangnya dalam kehidupan sehari-hari. Yakni sejauh mana orang ...
  • Cabang-cabang Iman: Menelaah Materi Pelajaran Al-Qur'an Hadis ...
  • https://aathidayat.wordpress.com/.../cabang-cabang-iman-menelaah...
  • Translate this page
  • May 12, 2012 - ... dan kontekstual, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. ... 51 yang berbicara tentang cabang-cabang iman.
  • 79 Cabang Iman - Contoh Dakwah Islam
  • contohdakwahislam.blogspot.com/2013/02/79-cabang-iman.html
  • Translate this page
  • Padahal iman yang mutlak adalah meliputi ikrar secara lisan, keyakinan dalam hati, dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Sudah barang tentu iman ...
  • Blog Wacana Islami: Pengertian Iman dan cabang-cabangnya
  • nuqilazhary.blogspot.com/.../pengertian-iman-dan-cabang-cabangn...
  • Translate this page
  • Nov 28, 2016 - Adapun kadar iman seseorang itu bisa di lihat dalam sepak terjang kehidupan sehari-hari nya, baik dari segi ucapan, perbuatan dan lainnya.
  • Bawon Siti Nur Hasanah: Cabang-Cabang Iman
  • fun-zuko.blogspot.com/2012/02/cabang-cabang-iman.html
  • Translate this page
  • Feb 9, 2012 - Pembaca yang bidiman itulah yang selalu ada dalam kitab kitab yang pernah ... Dalam kehidupan sehari hari cabang iman ini bias dibuktikan ...
  • Searches related to cabang-cabang iman dalam kehidupan sehari-hari
  • 77 cabang iman pdf
  • 77 cabang iman dan penjelasannya


No comments:

Post a Comment

My Blog List

Post Top Ad